Schneider Electric Gelar Event 'Innovation Day: SmartFood 2019'

schneider electric indonesia
(Dari kiri ke kanan) Mike Jamieson, Segment President, Consumer Packaged Goods, Schneider Electric ; Luc Remont, Executive Vice President International Operations, Schneider Electric ; Xavier Denoly, Country President Schneider Electric Indonesia saat press conference Schneider Electric Innovation Days: SmartFood Indonesia 2019 di Hotel Mulia Senayan Jakarta,  Rabu (10/07)  - Blog Teknisi Doc
Mengangkat tema “Embracing Digital Transformation to Deliver Economic Value to Your Business” Schneider Electric Indonesia menggelar Event 'Innovation Day: SmartFood 2019' yang berlangsung selama 3 hari pada tanggal 10-12 Juli 2019 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Innovation Day: SmartFood 2019 adalah sebuah forum bisnis eksklusif yang menghadirkan presentasi informatif yang disampaikan oleh para team ahli dari Schneider Electric, para vendor terkemuka & rekan yang memberikan solusi terhadap dunia Food and Beverage.

Pada event ini, para pembicara dalam setiap sesinya selalu menyebut istilah EcoStruxure. EcoStruxure sendiri adalah arsitektur dan platform dari Schneider Electric yang dibekali IoT, siap pasang dan pakai (plug and play), terbuka, yang dapat dioperasikan di Rumah, Bangunan, Pusat Data, Infrastruktur, dan Industri.

Dengan platform EcoStruxure, Schneider Electric percaya bisa memberikan solusi terbaik kepada para pelaku Industri dalam usaha mereka meningkatkan kwalitas produk sampai kepada efisiensi cost produksi, khususnya kepada Industri Food and Beverage.

EcoStruxure memberikan Inovasi di Setiap Level (Innovation at Every Level) dari Produk Terhubung hingga Kontrol Edge, dan Aplikasi, Analisis dan Layanan, di 6 ranah keahlian – Daya, TI, Bangunan, Mesin, Pabrik, dan Grid – memberikan nilai yang telah disempurnakan di sekitar keamanan, keandalan, efisiensi operasional, keberlanjutan, dan konektivitas.

Diantara para pembicara, hadir Luc Remont (Executive Vice President International Operations Schneider Electric) yang dalam presentasinya mengungkapkan bawah, “Transformasi digital di industri makanan dan minuman membutuhkan strategi yang komprehensif dan menyentuh setiap tahapan perjalanan produk untuk dapat menjawab tantangan masa depan dan menjadikannya sebagai nilai lebih dalam meningkatkan reputasi perusahaan."

Pada kesempatan lain Xavier Denoly (Country President Schneider Electric Indonesia)  mengungkapkan bahwa “Schneider Electric melalui solusi EcoStruxure™ bisa mengintegrasikan berbagai bidang keahlian (otomasi, mesin, bangunan, TI) dalam arsitektur tanpa batas dan mengubah informasi yang dikumpulkan dari mana saja dalam rantai pasok menjadi kebijakan yang dapat ditindaklanjuti untuk keseluruhan aktivitasi operasional (end-to-end) yang lebih transparan dan optimal sehingga dapat meningkatkan reputasi perusahaan,"

Xapier juga mengajak pelaku industri makanan dan minuman di Indonesia untuk segera mengambil langkah berani dalam melakukan digitalisasi dan menekankan bahwa transformasi digital dapat dilakukan secara bertahap dan menggunakan solusi dengan platform terbuka.

Pada press conference yang dihadiri oleh Luc Remont, Executive Vice President International Operations, Schneider Electric, Xavier Denoly, Country President Schneider Electric Indonesia; dan Mike Jamieson, Segment President, Consumer Packaged Goods, Schneider Electric diungkapkan bahwa ada empat area penting yang perlu menjadi fokus dalam transformasi digital di industri makanan dan minuman yaitu:

  • Smart Manufacturing – meningkatkan efisiensi produksi sekaligus meningkatkan fleksibilitas dengan mengintegrasikan perangkat, mesin, dan proses dengan perangkat lunak inovatif sehingga staff dapat mengoperasikan proses produksi dengan lebih efisien, didukung oleh data real-time, sehingga memungkinkan perusahaan merespons kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.
  • Smart Facilities – memastikan bangunan dan sumber daya lainnya aman, tersedia, efisien, dan ramah lingkungan. Fasilitas pabrik yang pintar, aman dan efisien dengan fasiltias penyimpanan yang memadai dapat mengurangi jejak karbon perusahaan - yang akhirnya meningkatkan produktivitas dan profitabilitas. Hal ini karena fasilitas pabrik pintar memungkinkan penilaian performa peralatan mesin secara real-time, prediksi perawatan dan konsumsi daya untuk memastikan pasokan yang efisien.
  • Smart Food Safety – meminimalisir kesalahan manusia (human error) seperti kontaminasi dan kesalahan pelabelan sehingga dapat meningkatkan kepatuhan dan keterlacakan secara menyeluruh (end-to-end) untuk melindungi reputasi perusahaan dan mendapatkan kepercayaan konsumen.
  • Smart Supply Chain – mengoptimalkan dan meningkatkan visibilitas rantai pasok mulai dari ketersedian bahan baku hingga distribusi produk ke tangan konsumen akhir sehingga dapat mengurangi biaya logistik perusahaan.
Selama tiga hari penyelenggaraan event SmartFood Indonesia 2019, Schneider Electric akan menjelaskan solusi komprehensif EcoStruxure untuk industri makanan dan minuman yaitu EcoStruxure Augmented Operators Advisor, EcoStruxure Machine Advisor, dan EcoStruxure Asset Advisor yang memungkinkan produsen makanan dan minuman untuk melakukan analisa prediktif untuk meningkatkan performa dan produktivitas mesin, mempercepat waktu maintenance, meminimalisir kesalahan akibat human error serta dapat menekan biaya perawatan mesin. [bt]

Belum ada Komentar untuk "Schneider Electric Gelar Event 'Innovation Day: SmartFood 2019'"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...