Apa Itu Dioda (Diode)

Dioda adalah salah satu komponen elektronika yang begitu sangat dikenal sama halnya dengan resistor dan kapasitor. Olehnya itu pada postingan kali ini kita akan spesifik membahas persoalan dioda, sejarah dan seperti apa penerapannya.

Dioda merupakan salah satu komponen elektronika yang termasuk komponen aktif. Dibawah ini merupakan gambar yang melambangkan dioda penyearah. Sisi P disebut Anoda dan sisi N disebut Katoda. Lambang dioda seperti anak panah yang arahnya dari sisi P ke sisi N. Karenanya ini mengingatkan kita pada arus konvensional mudah mengalir dari sisi P ke sisi N. 


Lambang Dioda (Anoda dan Katoda)
Awal mulanya dioda adalah sebuah piranti kristal Cat’s Wahisker dan tabung hampa (juga disebut katup termionik). Sedangkan pada saat ini, dioda sudah banyak dibuat dari bahan semikonduktor, contohnya : Silikon dan Germanium. Di karenakan pengembangannya yang dilakukan secara terpisah, dioda kristal (semikonduktor) lebih populer di bandingkan dengan dioda tabung hampa. Dioda tabung hampa pertama kali ditemukan oleh Frederick Guthrie pada tahun 1873, sedangkan dioda kristal ditemukan pada tahun 1874 oleh peneliti asal Jerman, Karl Ferdinand Braun.

Gambar Macam-Maca Dioda (Credit Picture : wikipedia)
Apa itu Dioda Tabung Hampa (Termionik)
Dioda tabung hampa (termionik) adalah sebuah peranti katup tabung hampa yang merupakan susunan elektrode-elektrode di ruang hampa dalam sampul gelas. Dioda tabung hampa pertama bentuknya sangat mirip dengan bohlam listrik. Dalam diode katup tabung hampa, arus listrik yang melalui filamen pemanas secara tidak langsung memanaskan katode (Beberapa diode menggunakan pemanasan langsung, dimana filamen wolfram berlaku sebagai pemanas sekaligus juga sebagai katode), elektrode internal lainnya dilapisi dengan campuran barium dan strontium oksida, yang merupakan oksida dari logam alkali tanah. Substansi tersebut dipilih karena memiliki fungsi kerja yang kecil. 
Bahan yang dihasilkan menimbulkan pancaran termionik elektron ke ruang hampa. Dalam operasi maju, elektrode logam disebelah yang disebut anode diberi muatan positif jadi secara elektrostatik menarik elektron yang terpancar. Walaupun begitu, elektron tidak dapat dipancarkan dengan mudah dari permukaan anode yang tidak terpanasi ketika polaritas tegangan dibalik. Karenanya, aliran listrik terbalik apapun yang dihasilkan dapat diabaikan.

Apa Itu Dioda Semikonduktor
Dioda ini sebagian besar terdapat pada teknologi pertemuan antara P-N semikonduktor. Pada dioda P-N terdapat arus yang mengalir dari sisi Tipe-P (anoda) menuju sisi Tipe-N (katoda), akan tetapi tidak dapat mengalir ke arah sebaliknya. Dioda semikonduktor memiliki tipe lain yaitu dioda schottky yang di bentuk dari pertemuan antara logam dan semikonduktor sebagai ganti dari pertemuan P-N konvensional.
Penerapan Dioada
Hampir semua peralatan elektronika memerlukan sumber arus searah. Penyearah digunakan untuk mendapatkan arus searah dari suatu arus bolak-balik. Arus atau tegangan tersebut harus benar-benar rata tidak boleh berdenyut-denyut agar tidak menimbulkan gangguan bagi peralatan yang dicatu.

Dioda sebagai salah satu komponen aktif sangat popular digunakan dalam rangkaian elektronika, karena bentuknya sederhana dan penggunaannya sangat luas. Ada beberapa macam rangkaian dioda, diantaranya: penyearah setengah gelombang (Half-Wafe Rectifier), penyearah gelombang penuh (Full-Wave Rectifier), rangkaian pemotong (Clipper), rangkaian penjepit (Clamper) maupun pengganda tegangan (Voltage Multiplier).  


Kunjungi Juga Halaman Facebook dan Twitter blogteknisi.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Apa Itu Dioda (Diode)"

Poskan Komentar